Jenis-Jenis E-Commerce

bisnis onlineE-Commerce secara sederhana dapat dikatakan sebagai usaha jual beli barang/jasa melalui jaringan elektronik dengan kata lain disebut “perdagangan online”. E-Commerce sendiri berkembang dan mulai di perkenalkan pada tahun 1994, pada saat itu banner-elektronik pertama muncul di salah satu halaman web dan beberapa tahun setelah itu di tahun 2003 menurut Forreseter perdagangan online sudah mendapatkan hasil penjualan sebesar $12.2 Miliar.

Bahkan sekarang E-Commerce mengalami perkembangan yang begitu cepat karena beberapa masyarakat diera  modern ini menuntut hidup yang lebih praktis. Ditambah di negara kita yaitu Indonesia, pemerintahannya sudah mendukung bisnis jenis ini, terbukti dengan dibentuknya Roadmap E-Commerce yang bertujuan agar bisnis ini selalu memiliki perkembangan yang signifikan. Selain itu juga E-Commerce akan dijadikan salah satu mata pelajaran di dalam kurikulum terbaru. Barang pun lebih banyak yang laku dijual online dibanding dijual offline, menandakan bahwa perdagangan online ini sangat menggiurkan bagi para pelaku bisnis.

Seiring berjalannya waktu pun E-Commerce mengalami perubahan dan terbagi setidaknya menjadi tujuh jenis. Berikut jenis-jenis dasar E-commerce dengan memiliki karakteristik masing-masing:

  1. Business To Business (B2B)

Business To Bussines merupakan jenis bisnis E-Commerce yang meliputi dari berbagai jenis transaksi barang/jasa dan dilakukan antar perusahaan. Biasanya B2B menggunakan Electronic Data Interchange (EDI) dan email dalam transaksinya yang berupa barang, jasa, informasi, Konsultasi maupun termasuk pengiriman dan permintaan bisnis.

EDI itu sendiri adalah sebuah proses pertukaran bisnis transfer data terstruktur dalam format standar yang disepakati bersama. Bertujuan untuk membantu para pelaku bisnis lebih akurat, cepat dan efisien dalam mengelola sebuah dokumen antara pelaku bisnis lainnya.

Karaktersitik:

  • Sudah mengetahui partner berbisnisnya. Jadi pertukaran informasinya pun hanya antara perusahaan-perusahaan tersebut didasari dengan kepercayaan.
  • Pertukaran data dilakukan secara berkala dan berulang-ulang.
  • Dalam pengiriman data tanpa perlu konfirmasi terlebih dahulu antara satu sama lain pelaku.
  • Model yang digunakan biasanya adalah peer to peer yaitu processing intelligence yang bisa di distribusikan pada kedua belah pihak.
  1. Business To Consumer

Bussiness To Consumer adalah transaksi elektronik barang/jasa yang dilakukan oleh pelaku bisnis dengan konsumen.

Karaktersitik:

  • Informasi terbuka untuk umum.
  • Bersifat umum pada pelayanannya.
  • Produsen hanya akan memberikan pelayanan atas permintaan dari konsumen.
  1. Consumer To Consumer

Consumer To Consumer merupakan  jenis transaksi elektronik barang/jasa yang dilakukan antar konsumen ke konsumen dan menggunakan pihak ketiga yang menjadi media transaksinya.

  1. Consumer To Business

Consumer To Businnes adalah transaksi elektronik barang/jasa yang dilakukan oleh konsumen ke Produsen yang menjual barang/ jasanya. Jadi pada dasarnya konsumen akan melakukan permintaan barang/jasa secara online kepada produsen.

  1. Business To Administration

Business To Administration adalah transaksi barang/jasa secara online antara produsen ke administrasi publik.

  1. Consumer To Administration

Consumer To Administration adalah transaksi barang/jasa secara online yang melibatkan konsumen dengan administrasi publik.

  1. Online To Offline  

Online To Offline Adalah sebuah jenis E-Commerce yang dilakukan guna untuk menarik pelanggan secara online ke toko offline.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment