Jenis Panel Surya Untuk Aktivitas Sehari-Hari

lampu pjuPanel surya merupakan perangkat yang mengubah sel matahari menjadi energi listrik menggunakan proses efek photovoltaic. Tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya ini sangat kecil, sekitar 0,6 Volt tanpa beban dan 0,45 Volt dengan beban. Untuk mendapatkan tegangan listrik dari cahaya matahari, anda harus menyusun beberapa kepingan sel surya yang tersusun secara seri dan rapi. Jika anda menyusun 36 keping sel surya secara seri, maka anda akan mendapatkan hasil tegangan nominal sebesar 16 Volt. Tegangan ini dapat mengecharge aki 12 Volt. Jika anda ingin mendapatkan lebih besar lagi tegangan, anda cukup menambahkan sel surya lebih banyak. Agar hasilnya yang diserap sel surya tersebut dapat lebih besar.  Lampu penerangan jalan umum (lampu pju) kini mulai banyak yang menggunakan sel surya sebagai sumber energi. Dengan berbagai daya tersedia seperti lampu pju 20 watt maupun lampu pju 60 watt, lampu pju ini banyak digunakan di masyarakat luas. Tetapi jika anda menggunakan panel surya untuk kebutuhan rumah tangga, harus mempunyai desain rangkaian khusus.

Jenis panel surya digolongkan berdasarkan cara pembuatannya, panel surya dibagi ke dalam 3 golongan yaitu:

  1. Monocrystalline

Panel surya jenis ini terbuat dari batangan kristal logam murni yang telah diiris-iris sangat tipis. Cara pembuatannya hampir sama dengan mengiris-iris singkong tipis-tipis. Seperti itu juga batangan kristal silikon diiris.tapi jangan salah, mengiris batangan kristal silikon tidak semudah mengiris singkong. Karena membutuhkan teknologi tertentu untuk memotong batangan itu setipis mungkin. Dengan menggunakan teknologi tersebut, dapat menghasilkan kepingan kepingan yang sama identiknya dengan yang lain dan dapat berkinerja secara baik.

Kelemahan dari jenis ini, sel surya ini jika disusun membentuk bulatan, panel surya akan menyisakan banyak ruang kosong, dikarenakan sel surya seperti ini umumnya berbentuk segi enam atau pun bulat. Tetapi bentuknya juga menurut hasil irisan dari batangan kristal tersebut. Tetapi tergantung anda juga ingin memakai panel surya yang mana.

  1. Polycrystalline

Berbeda dari yang di atas, jenis ini terbuat dari beberapa batang kristal silikon yang dileburkan atau dicairkan lalu dituangkan ke dalam satu wadah yang berbentuk persegi. Jenis ini kemurniannya tidak sama seperti monocrystalline, karena bentuknya tidak identik sama satu sama lainnya. Tampilan dari polycrystalline seperti ada motif pecahan kaca didalamnya. Bentuknya pun persegi, rapat dan tidak memiliki ruangan kosong seperti pada panel surya monocrystalline. Cara pembuatannya pun lebih mudah dari panel surya monocrystalline, maka dari itu panel jenis ini lebih banyak digunakan oleh manusia untuk kehidupan sehari-harinya.

  1. Thin Film Solar Cell

Jenis ini diproduksi dengan cara menambahkan satu atau beberapa lapisan material kepingan yang tipis kedalam lapisan dasar panel surya tersebut. Lapisan jenis ini sangat tipis dan ringan karena sangat fleksibel jika digunakan untuk kepentingan sehari-hari anda.

Ayo! Tinggal anda pilih saja mau menggunakan panel surya yang jenis bagaimana. Tapi gunakanlah sebaik mungkin panel surya itu.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment